Tinjauan Multimedia dalam Pembelajaran

1. Definisi Multimedia

Secara harfiah, multimedia dapat diartikan sebagai lebih dari satu media (Arsyad, 2006). Media tersebut dapat berupa kombinasi antara teks, grafik, animasi, suara, dan video. Multimedia memiliki berbagai definisi, tergantung sudut pandang masing-masing (Doolittle, 2001) diantaranya:

  1. Multimedia adalah penggunaan berbagai bentuk media dalam sebuah presentasi  (Schwartz & Beichner, 1999, p. 8).
  2. Multimedia adalah kombinasi penggunaan beberapa media, seperti film, musik, slide dan pencahayaan, khususnya digunakan dalam pendidikan dan hiburan (Brooks, 1997, p. 17).
  3. Multimedia merupakan informasi dalam bentuk grafik, audio, video maupun film. Dokumen multimedia berisi unsur media maupun plain text (Greenlaw & Hepp, 1999, p. 44).
  4. Multimedia merupakan program komputer yang terdiri dari teks yang berhubungan dengan minimal salah satu dari unsur berikut: audio atau suara, music, video, gambar, grafik 3D, animasi maupun grafik beresolusi tiinggi (Maddux, Johnson, & Willis, 2001, p. 253).

Adapun elemen-elemen multimedia, seperti yang dijelaskan Karyadinata (2006) yaitu terdiri dari :

  1. Teks; teks merupakan simbol kata atau kalimat yang berfungsi menjelaskan tentang isi dan materi multimedia. Kebutuhan teks bergantung pada kegunaan aplikasi multimedia.
  2. Gambar; gambar dalam multimedia dapat berupa foto, gambar ilustrasi, dan gambar hasil sketsa tangan. Gambar-gambar tersebut mempunyai peran dalam menyampaikan informasi.
  3. Grafik; grafik dalam multimedia juga berfungsi sebagai penyampai informasi yang berhubungan dengan fakta, data statistik, dan gagasan-gagasan dalam  matematika.
  4. Suara; dengan menggunakan suara aplikasi lebih terintegrasi, pemakai dapat merasakan kenyamanan terhadap suara yang mewakili aplikasi tersebut sehingga suatu informasi dapat disampaikan lebih cepat.
  5. Video; video dapat diambil dan kejadian sebenarnya yang direkam, yang berguna untuk menambah daya tarik dan memperjelas informasi yang akan disampaikan.
  6. Animasi; animasi dapat diartikan sebagai objek yang bergerak, animasi berguna untuk mensimulasikan konsep tentang hal-hal yang melibatkan gerakan. Misalnya pergerakan kerangka acuan dalam gerak.
  7. Interaktif; interaktif adalah adanya komunikasi antara pengguna dengan komponen yang terdapat di dalam komputer. Komunikasi dapat melalui keyboard, mouse, atau alat input lainnya. Dalam hal ini pengguna dapat memilih apa yang akan dikerjakan selanjutnya, bertanya dan mendapatkan jawaban yang mempengaruhi komputer untuk mengerjakan fungsi selanjutnya.

 2. Multimedia dalam Pembelajaran

Multimedia pembelajaran bermanfaat dalam beberapa situasi belajar mengajar. Philips (1997: 12) menyatakan bahwa “Instructional Multimedia has the potential to accommodate people with different learning style”. Artinya adalah bahwa multimedia pembelajaran dapat mengakomodasi cara belajar yang berbeda-beda. Lebih lanjut Philips (1997: 12)  menyatakan bahwa multimedia pembelajaran memiliki potensi untuk menciptakan suatu lingkungan multisensori yang mendukung cara belajar tertentu.

Doolittle (2001) menjelaskan bahwa penelitian tentang pengaruh multimedia pada pembelajaran dan pelaksanaannya memerlukan dasar yang kuat dalam teori pembelajaran.

Karakteristik multimedia pembelajaran adalah:

  1. Memiliki lebih dari satu media yang konvergen, misalnya menggabungkan unsur audio dan visual.
  2. Bersifat interaktif, dalam pengertian memiliki kemampuan untuk mengakomodasi respon pengguna.
  3. Bersifat mandiri, dalam pengertian memberi kemudahan dan kelengkapan isi sedemikian rupa sehingga pengguna bisa menggunakan tanpa bimbingan orang lain.

Selain memenuhi ketiga karakteristik tersebut, multimedia pembelajaran sebaiknya memenuhi fungsi sebagai berikut:

  1. Mampu memperkuat respon pengguna secepatnya dan sesering mungkin.
  2. Mampu memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengontrol laju kecepatan belajarnya sendiri.
  3. Memperhatikan bahwa siswa mengikuti suatu urutan yang koheren dan terkendalikan.
  4. Mampu memberikan kesempatan adanya partisipasi dari pengguna dalam bentuk respon, baik berupa jawaban, pemilihan, keputusan, percobaan dan lain-lain.

      Secara ringkas, Shank (2006) mengungkapkan manfaat multimedia yang dikembangkan dengan baik dalam pembelajaran, yaitu mencakup:

  • Alternatif gambaran yang sebenarnya
  • Partisipasi aktif
  • Pembelajaran akselarasi
  • Pengingatan dan aplikasi pengetahuan
  • Penyelesaian masalah dan pengambilan keputusan
  • Memahami sistem
  • Pemikiran yang lebih tinggi
  • Otonomi dan fokus
  • Mengontrol langkah dan urutan informasi
  •  Akses untuk mendukung informasi

Oleh: Rachma Rara

(Dalam kajian pustaka tugas akhir, Pendidikan Ilmu Komputer).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s