Lelaki berwajah peluh

Lelaki berwajah peluh
Elok rupawan termakan usia
Namun hati ini merindu
Semakin lama semakin terasa

Oh, harum bangkai tercium jua
Sang Ratu keluar sangkar
Menerkam menerjang tanpa pikiran
Sang Ratu.. Sungguh kasihan..

Oh, cinta membuat buta..
Kapankah hati terbuka
Hanya pada cinta biasa
Karena tak lagi berdaya

Lelaki berwajah peluh
Hati ini slalu merindu..
Hangatnya jiwamu
Menusuk relung kalbu..

(Bandung, 3-4-10)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s