Untitled

Rindu menulis,, I don’t know why i’m writing.. Maybe it’s just for prove my existence? Bahwa saya ada di sini, saya manusia yang juga ingin dianggap keberadaannya di muka bumi ini..?

Ataukah memang menulis untuk menuangkan ide & pikiran yang menumpuk di dalam “ruang” memori tanpa batas?

Entahlah.. Menulis.. Saya hanya ingin menulis..

Ah, jauh dilubuk hati saya muncul rasa malas.. Malas dengan berbagai hal.. Termasuk permasalahan korupsi di negeri ini.. sungguh muak.. Apalagi polisi yang hobi “malak”. Pengalaman saya 3 minggu lalu membuat SIM (Surat izin Megemudi) ke Polres kota, di kantor polisi tersebut seorang polisi menawarkan apakah ingin membuat SIM jalur “cepat” atau “murni”?.

Oh My God.. Saya pun tergoda membuat SIM jalur cepat dengan biaya cukup untuk beli beras 2 karung. Maafkan saya Tuhan, saya sudah korupsi. Seharusnya saya buat saja SIM dengan jalur murni, tapi katanya (kata orang-orang) susah sekali lolos membuat SIM jalur murni. Dengan “jalur cepat”, dengan begitu banyak antrian, saya sudah mendapatkan SIM 3 jam kemudian. Memang saya juga mengikuti tes tertulis, yang menurut saya soal dalam ters tersebut tergolong mudah. Tapi saya melewati tes praktek mengemudi.

Ah, sudahlah.. mungkin memang sudah sistemnya seperti itu. Butuh keberanian hebat dan mental yang kuat untuk menolak korupsi dari diri sendiri.

Tuhan, kuatkan saya untuk tetap berada di jalan yang benar. God, please forgive me because I have made SIM with easiest way.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s