Marhaban yaa Ramadhan..

Marhaban Yaa Ramadhan… Alhamulillah puji syukur kepada Allah, Tuhan Pemilik Seluruh Alam. Tahun ini masih dipertemukan lagi dengan bulan suci Ramadhan., bulan seribu bulan.

Banyak yang berbeda di bulan Ramadhan tahun ini. Banyak pengalaman-pengalaman masa lalu yang bisa dijadikan pelajaran. Plus, pertambahan usia, yang bisa dibilang, saya sudah bukan abg lagi (abg tua?? haha)

Inget-inget masa lalu, kira-kira 15 tahun silam, Ramadhan.. bulan yang selalu kami -anak-anak kecil,red-  nantikan. Bulan ini terasa sekali perbedaannya. Makanan tiba-tiba jadi bertambah banyak. Ada kolak, es cendol, es kelapa muda, es jeruk, biji salak, kerupuk mie, kurma.. dll. Pokoknya makanan apapun di bulan puasa ini terasa beda aja, lebih nikmat dan enak.

Jangan lupakan juga permainan tradisional yang biasa dimainkan anak-anak kecil jaman dulu (tahun 1990-an, bisa 1990-1999). Sebelum game-game online masa kini bertebaran, game online jaman dulu yang paling terkenal itu Tamagochi dan Mario Bross. Sementara permainan tradisionalnya ada congklak,  main taplak; yg dibagi jadi taplak meja, taplak orang, taplak pesawat,dll. Ada galaksin (bener gak sih tulisannya?), petak umpet,  ada main kelereng, monopoli, main gambaran (ini agak2 lupa sih gimana mainnya). Ada juga main orang-orangan kertas trus bikin rumah-rumahan dari kertas juga (tempat tidurnya pake bekas bungkus rokok), dll. Wah ternyata segudang permainan tradisional jaman dulu kala :-O
Dan kebanyakan permainan tradisional itu gak bisa dimainkan sendiri, alias butuh partner alias lebih dari seorang, alias membutuhkan kebersamaan alias membutuhkan skill kelompok. Bandingkan dengan game online sekarang, yang menjadikan anak cenderung selfish & unsocial life.

Oke, terlepas dari makanan dan game-game anak-anak, kembali ke topik, bahwa Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk introspeksi diri. Ya, betul, merenungkan diri sendiri, menganalis kelakuan kita di masa lalu dan bagaimana merubah kelakuan buruk dan menjadikannya pelajaran untuk tidak mengulanginya (mungkin ini yang susah).

Karena bulan Ramadhan ini Allah telah memerintahkan kita berpuasa sebulan penuh agar kita bertakwa (Q.S Al-Baqarah: 183-184). Bertakwa menjadikan kita manusia yang bermanfaat, baik bagi diri sendiri maupun bagi sesama. Dan bulan Ramadhan ini insyaAllah menjadi bulan penuh keberkahan. Ibadah pun semakin rajin dan harus lillahita’ala.

Di bulan Ramadhan pun kita dianjurkan untuk memperbanyak bersedekah kerana sedekah paling baik yaitu sedekah pada bulan Ramadhan.

Dari Anas, “Ditanyakan orang kepada Rasulullah SAW., ‘Kapan sedekah yang lebih baik?’ Jawab Rasulullah, ‘sedekah yang paling baik adalah sedekah pada bulan Ramadhan.’ ” (Hadits Riwayat Tirmizi).

Yuk perbanyak bersedakah dan ibadah.

Marhaban Yaa Ramadhan.. bulan yang selalu dirindukan oleh setiap umat muslim. Semoga masih bisa dipertemukan bulan Ramadhan berikutnya,

Selamat menunaikan ibadah di bulan Ramadhan🙂

Salam,

Rachma Rara

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s