Hikmah Puasa

Berhubung masih di bulan suci Ramadhan, sedikit memperbanyak coretan di blog ini. Penulis ingin mengingatkan bahwa ibadah puasa (shaum) sebenarnya mengandung banyak hikmah, di antaranya yaitu:

  1. Sebagai tanda terimakasih kepada Allah SWT, karena semua ibadah mengandung arti terimakasih kepada Allah SWT atas segala nikmat pemberian-Nya yang tidak terbatas banyaknya dan tidak ternilai harganya. Sehingga ibadah puasa mampu mendekatkan diri kita kepada Allah, pencipta alam semesta.
  2. Menumbukan sikap KEPERCAYAAN. Seseorang yang telah sanggup menahan makan dan minum dari harta yang halal miliknya sendiri, karena ingat perintah Allah, tentu ia tidak akan meninggalkan segala perintah Allah SWT dan tidak akan berani melanggar larangan-Nya.
  3. Menumbuhkan empati terhadap Fakir-Miskin. Karena selama puasa, menahan diri dari makan dan minum, maka akan menumbuhkan perasaan empati terhadap fakir-miskin, karena sesorang yang telah merasakan sakit dan pedihnya perut kelaparan. Dengan demikian, akan timbul perasaan empati dan suka menolong fakir-miskin. Dalam hal ini, ibadah puasa mampu meningkatkan hubungan kita dengan sesama manusia (Hablun minan Naas)
  4. Untuk menjaga kesehatan. Dalam dunia kesehatan, dikenal istilah Detoksifikasi, yaitu lintasan metabolisme yang mengurangi kadar racun di dalam tubuh, dengan penyerapan, distribusi, biotransformasi dan ekskresi molekul toksin (*).Dengan berpuasa maka membantu tubuh dalam pembuangan racun dalam tubuh. Detoksifikasi juga berguna untuk mengobati saluran pencernaan dan membuang mukus atau lendir yang berlebihan.

Selain itu, tentunya masih banyak manfaat puasa dalam kesehatan maupuan dalam kehidupan sehari-hari.  Namun, secara garis besar, puasa bermanfaat bagi diri kita sendiri, baik bagi jiwa mapun raga. Puasa juga bermanfaat untuk lebih mendekatkan hubungan kita dengan Sang Pencipta, Allah SWT. Dan, puasa mampu meningkatkan kepedulian kita terhadap sesama, atau meningkatkan hubungan kita dengan sesama.

Mudah-mudahan amalan ibadah kita di bulan suci ini Berkah dan mendapatkan ridho-Nya. Amin.

Sumber:

  • Fiqih Islam (Sulaiman Rajid) dengan perubahan.
  • *Wikipedia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s