Sang Buddha Berbaring Wat Pho dan Kemegahan Grand Palace

Image source: erininthelioncity

Grand Palace

Wat Pho dan Grand Palace, merupakan kuil pertama yang aku kunjungi di Bangkok sejak pertama kali menginjakkan kaki di “City of Angel” ini awal tahun 2014 lalu.  Tak terasa, waktu memang cepat sekali berlalu. Saat itu kamis pagi, 09 Januari 2014, cuaca Bangkok panas sekali. Aku beserta 3 orang teman lainnya pagi-pagi sekali sudah keluar hotel dan jalan kaki ke stasiun BTS terdekat: Ratchathewi Station. Berhenti di Saphan Tak Sim Station lalu jalan kaki (sekitar 5 menit) menuju pelabuhan Sathorn Pier. 

Grand Palace memang terletak tidak jauh dari Sungai Chao Phraya (image: wikipedia)

Grand Palace memang terletak tidak jauh dari Sungai Chao Phraya (image: wikipedia)

Perjuangan ala backpacker menuju Grand Palace memang tidak mudah (lebay dikit hihi), setelah naik BTS, perjalanan dilanjutkan dengan Ferry yang berbendera kuning/orange, harganya hanya 15 Baht (murah kaan..! :D)

Ferry dengan bendera kuning/orange, yang sangat murah meriah (image: google)

Ferry dengan bendera kuning/orange, yang sangat murah meriah  dengan pemandangan indah di Sungai Chao Phraya (image: google)

Lalu, jangan lupa turun di pelabuhan Tha Chang Pier, jangan sampai nyasar..! nanti kayak ceritaku sebelumnya di Chinatown nyasar sampai entah kemana, hahaha.. Lanjut perjalanan ke Grand Palace, dari Pelabuhan Tha Chang ini sedikit berjalan kaki (lagi lagi jalan kaki) sekitar 5 menit ke Grand Palace.. Daaan….. akhirnya menemukan pintu masuk Gramd Palace😀

Kemegahan Grand Palace

Pintu masuk Grand Palace tampak dari luar (Image: Google)

Pintu masuk Grand Palace tampak dari luar
(Image: Google)

Begitu masuk, silahkan membeli tiket masuk seharga 500 Baht untuk turis asing, untuk warga lokal tentu harganya lebih murah lagi. Ohya simpan tiket masuk tersebut karena bisa digunakan juga untuk mengunjungi Vimanmek Mansion & The Ananda Samakhom Throne Hall. 

Grand Palace buka setiap hari, jam 8.30 am – 3.30 pm, kecuali hari Senin. Sebagian besar kuil di Thailand tutup pada hari Senin.

Tiket Counter Grand Palace (Image: google)

Tiket Counter Grand Palace (Image: google)

Grand Palace merupakan kompleks seluas 94.5 hektar yang terdiri dari beberapa bangunan (lebih dari 100 bangunan). Di dalam kompleks istana ini pun terdapat beberapa kuil, dengan kuil yang paling terkenal: Wat Phra Kaew yang terdapat Emerald of Buddha di dalamnya. Sejak abad ke-18, selama hampir 200 tahun, Grand Palace Bangkok merupakan istana dan tempat tinggal Raja-Raja Thailand. Raja Thailand berhenti tinggal di istana tersebut sekitar pergantian abad kedua puluh, tapi kompleks Grand Palace tetap melambangkan kekuasaan dan jantung spiritual kerajaan Thailand.

Pengunjung di sekitar Grand Palace

Pengunjung di sekitar Grand Palace

Grand Palace mulai dibangun pada tahun 1782, pada masa pemerintahan Raja Rama I, ketika ia memindahkan ibu kota kerajaan menyeberang sungai dari Thonburi ke Bangkok. Istana ini telah diperluas beberapa kali dan bangunan-bangunan tambahan telah dibangun seiring waktu perkembangannya. Meskipun tetap bergelar Istana Raja, Raja Thailand yang sekarang, Raja Bhumibol Adulyadej tidak berdiam di istana ini, beliau tinggal di Istana Chitralada.

Kemegahan Grand Palace

Kemegahan Grand Palace

Grand Palace ini benar-benar amazing..! aku terkagum-kagum menikmati kemagahan Grand Palace, bayangin gold everywhere..! Berhubung saat itu perjalanan pertama mengunjungi kuil di Thailand, belakangan aku baru tahu kalau hampir semua kuil (temple) di Thailand ini terbuat dari emas murni..! wow.. coba bayangkan emas sebanyak itu kalau dijual bisa buat bayar utang bangsa kita nih.. hahaha

Berhubung aku tidak sempat banyak mengambil foto di Grand Palace ini, jadi aku mengambil gambar dari berbagai sumber🙂. Berikut kumpulan foto-foto ciamik Grand Palace (image diambil dari erininthelioncity & wikipedia):

This slideshow requires JavaScript.

 

Wat Pho, Sang Buddha Berbaring

Selesai menikmati keindahan dan kemegahan Grand Palace, aku melanjutkan mengunjungi Wat Pho, patung Buddha Berbaring. Wat Pho terletak tidak jauh dari Grand Palace bahkan bersebelahan, jalan kaki hanya 5 menit. Untuk memasuki tempat ibadah manapun, termasuk kuil ini, tentunya harus berbaju sopan (dilarang mengenakan pants & tank-top). Namun, jangan khawatir bila kebetulan sedang mengenakan pakaian yang kurang sopan, disediakan sarung & pashmina.

Tiket masuk Wat Pho sebesar 100 Baht, buka dari jam 8.30 am – 5.30 pm. Wat Pho merupakan salah satu kuil tertua di Thailand dan daya tarik utama turis asing mengunjungi Thailand. Tentunya sangat sayang untuk dilewatkan mengunjungi Buddha Berbaring (Reclining Buddha) yang panjangnya mencapai 46 meter dengan tinggi 15 meter..!

Spot terbaik untuk narsis dengan Reclining Buddha terpanjang :D (image: koleksi pribadi)

Spot terbaik untuk narsis dengan Reclining Buddha terpanjang di Thailand😀

Reclining Buddha ini terbuat dari bata, gips dan lapisan emas murni. Telapak kakinya dilapisi dengan 108 lakshana (lambang suci Budha) yang terbuat dari mutiara dan merupakan suatu karya seni yang luar biasa.

Telapak Kaki Sang Buddha Berbaring

Telapak Kaki Sang Buddha Berbaring

Di koridor aula tempat patung ini berada terdapat 108 mangkuk perunggu yang melambangkan sifat-sifat keberuntungan Budha, sehingga menjatuhkan koin di mangkuk ini dipercaya dapat membawa keberuntungan.

Mangkuk Perunggu yang dipercaya sebagai simbol keberuntungan

Mangkuk Perunggu yang dipercaya sebagai simbol keberuntungan

Ohya kenapa namanya adalah Sang Buddha Berbaring (Reclining Buddha) dan bukan Buddha tidur? Coba perhatikan dengan seksama, karena patung Buddha ini memang Sang Buddha hanya berbaring, tidak tidur memejamkan mata.🙂

Sang Buddha Berbaring (Reclining Buddha)

Sejarah Singkat Wat Pho

Wat Pho memiliki nama resmi Wat Phra Chetuphon Wimonmangkhalaram, di dalamnya terdapat lebih dari 1.000 patung dan gambar Buddha. Dinamai Wat Pho, setelah sebuah biara di India diyakini sebagai tempat hidupnya Sang Buddha.

Sebelum berdirinya candi, Wat Pho merupakan pusat pendidikan pengobatan tradisional Thailand, dan patung-patung yang dibuat menunjukkan posisi yoga. Sebuah gambar Buddha besar dari Ayuthaya Wat Phra Si Sanphet dihancurkan oleh Burma pada tahun 1767. Kemudian Raja Rama I (1782-1809 M) memerintahkan untuk membangun sebuah kuil, memperbesar dan merenovasi kompleks.

Di bawah Raja Rama III (1824-1851 M), plakat bertuliskan teks medis ditempatkan di sekitar candi dan mendapat pengakuan dari Memori Program Dunia ( Memory of the World Programme) yang diluncurkan oleh UNESCO pada tanggal 21 Februari 2008. Candi ini dibuat sebagai restorasi sebuah kuil sebelumnya di situs yang sama, Wat Phodharam, pada tahun 1788. Candi ini direnovasi dan diperluas pada masa pemerintahan Raja Rama III, dan direnovasi kembali pada tahun 1982.

Berdekatan dengan kompleks Reclining Buddha Wat Pho terdapat sebuah taman kecil, pusat utama pohon bodhi yang diyakini telah disebarkan dari pohon asli di India di mana Buddha duduk sambil menunggu pencerahan.

This slideshow requires JavaScript.

Oke sekian kisah kali ini.. Ada kepuasan batin tersendiri setiap kali mengunjungi tempat baru. Jalan-jalan pun kita harusnya mengetahui sejarah yang ada dibalik berdirinya tempat tersebut😀

Selesai mengunjungi Grand Palace dan Wat Pho, kembali ke hotel di Pratunam dengan taxi (saking capeknya..! haha) Naik taxi pun tak lebih dari 100 Baht (pake argo). Ohya ada satu foto yang lupa ini di mana, Wat Pho atau Grand Palace ya?

Ini di dalam kuil, entah Wat Pho atau Grand Palace? lupa..

Ini di dalam kuil, entah Wat Pho atau Grand Palace? lupa..

***PS: Setiap kali mengunjungi kuil/tempat wisata di Bangkok, kalau ada abang-abang tuk-tuk nyamperin jangan mau, diiming-imingi apapun jangan percaya kabar burung. Atau kalau bilang kuilnya tutup, jangan langsung percaya..! lebih baik cek dan browsing dulu lihat jadwal buka & tutup kuil/ tempat wisata. Juga kalau mau naik taxi lebih baik bilang “meter” biar gak ditipu. Jangan sampai pengalaman jalan-jalannya malah memuakkan bukannya menyenangkan..😀

*Image: berbagai sumber. Sejarah: Wikipedia.

I just enjoy this sweet feeling I ever had. Enjoy the joyful, share the happiness and make my world even more beautiful..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s