Legenda Danau Hoan Kiem Lake, Hanoi

Hua-Quen lake Hanoi with The-Huc bridge

Hua-Quen lake Hanoi with The-Huc bridge (Image: Wikipedia)

Seperti janjiku di kisah sebelumnya hanoi-kota-bersejarah-nan-indah-part1, kali ini aku akan membahas tentang kisah yang ada dibalik Danau Hoan Kiem Lake yang sangat legendaris nan bersejarah ini.

Hoan Kiem Lake yang dalam bahasa Indonesia berarti Danau Kembalinya Pedang, dahulu kala merupakan bagian dari Sungai Merah.

Legenda danau ini berkisah tentang Raja Le Thai To (Le Loi) yang suatu hari sedang menaiki perahu menikmati keindahan danau dan tiba-tiba dari dalam danau muncul seekor kura-kura raksasa dan merebut kembali pedang yang dibawa oleh sang Raja. Pedang tersebut adalah pedang pusaka yang pernah dipakai sang Raja berperang dan memenangkan pertempuran melawan Dinasti Ming.

Legenda ini sangat menarik. Menyambut ASEAN Community 2015, sebagai sesama bangsa ASEAN, ada baiknya kita mengenal sejarah bangsa lain, disamping bangsa sendiri. Yuk simak kisah lengkapnya, tutup mata.. bayangkan kita berada di abad ke-14..
Continue reading

Hanoi, Kota Bersejarah Nan Indah (Part 1)

Awal Mei lalu aku berkesempatan menjelajahi Kota Hanoi, Ibukota Vietnam. Perjalanan dimulai dari Bangkok, bandara Don Mueng pukul 06.40 dan tiba di Bandara Hanoi (Noi Bai) sekitar pukul 8.30 pagi.

Selesai mengambil bagasi, pertama kalinya menjejakkan kaki di tanah Vietnam, rasanya senang sekali, Alhamdulillah. Thanks to God Given me a chance to see His Creation and to see another world in this world. Saat di lobby bandara, aku agak sedikit bingung, naik apa ke Hotel di Hanoi? Untungnya, aku punya foto kartu nama hotel, kebetulan ada teman & pacarku yang sudah duluan berada di Kota Hanoi ini. Walaupun mereka bilang naik taxi aja, murah. Tapi, aku sendiri agak bingung. Sampai.. seorang wanita Eropa menghampiriku dan ngajak naik mini bus. Dipikir-pikir boleh juga, jadi gak sendirian 😀

Van pun jalan.. Pertama kali keluar bandara dengan jalanan yang rusak  “Welcome to Hanoi..” teriak wanita Eropa tersebut dengan riangnya.  Aku lupa namanya, tapi dia tipe backpacker yang menyenangkan. Di  sampingku duduk keluarga Hanoi (pun lupa nama mereka). Pasangan suami istri yang masih muda, dan seorang anak perempuan yang cantik dan pintar. Kami sempat berbincang sebentar, anak perempuan itu coba belajar bahasa Inggris, dia menanyakan asalku, dan aku bilang dengan bangganya “I am from Indonesia”. Saya selalu bangga menyebut saya berasal dari Indonesia. Dengan segala kekurangan dan kelebihan negara ini. Saya pun bilang ke anak perempuan itu ” Jika kamu sudah besar, kamu bisa jalan-jalan ke Indonesia” sambil tersenyum. Saya harap anak itu punya mimpi yang besar, dan bisa menjadi anak yang bermanfaat 🙂 Continue reading